Diskominfo fasilitasi Pelaksanaan Tahap Interview EPSS 2026, Perkuat Tata Kelola Statistik Sektoral Berkualitas

Tanjung, 13 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengikuti tahap Interview Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara hybrid bersama Tim Penilai Badan (TPB) dan Tim Pembina Statistik Sektoral Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabalong, bertempat di Aula Diskominfo Tabalong, Senin (13/7).
Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan dalam proses penilaian EPSS yang bertujuan mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di daerah berdasarkan prinsip Satu Data Indonesia, sekaligus memastikan kualitas tata kelola data pemerintah daerah semakin baik, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Bidang Statistik Diskominfo Tabalong, Muhammad Tabrani, mengikuti kegiatan secara daring, didampingi Tim Pelaksana dari BPS Tabalong, Tim Statistik Sektoral Diskominfo dan Bapperida secara hybrid. Selain itu, juga ada perangkat daerah yang menjadi lokus, yakni Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3), serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) selaku produsen data.
Pada sesi interview, tim penilai melakukan pendalaman terhadap berbagai indikator penyelenggaraan statistik sektoral, mulai dari penerapan Standar Data Statistik, Metadata Statistik, Interoperabilitas Data, Kode Referensi, hingga proses pengelolaan data pada kegiatan Pendataan Lengkap Tanaman Perkebunan (DKP3) dan Survei Tingkat Kegemaran Membaca (Dispersip). Selain memverifikasi dokumen pendukung yang telah disampaikan sebelumnya, tim penilai juga menggali implementasi nyata di lapangan, koordinasi antar perangkat daerah, mekanisme reviu kegiatan statistik, hingga komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola data yang akurat, konsisten, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Penilai Badan memberikan sejumlah catatan penyempurnaan sebagai bahan tindak lanjut, di antaranya penguatan bukti pendukung proses reviu kegiatan statistik, kelengkapan dokumen pembinaan oleh walidata kepada produsen data, penyempurnaan notulensi yang memuat rekomendasi dan rencana tindak lanjut (RTL), serta penyediaan bukti teknis yang lebih spesifik terkait proses pengolahan dan agregasi data.
Melalui pelaksanaan interview ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral sebagai fondasi dalam menghasilkan data yang valid, akurat, terpadu, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia, sehingga seluruh perangkat daerah diharapkan terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pengelolaan data, serta membangun budaya statistik yang profesional demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, dan berbasis data.


