Diskominfo Lanjutkan Program 1 Desa 1 Wifi di APBD-P 2026, Perbaikan Gangguan Jaringan Paling Lambat 2x24 Jam

Pemerintah Kabupaten Tabalong terus memperluas dan menjaga kualitas layanan program prioritas Tabalong Smart melalui program 1 Desa 1 Wifi. Dinas Komunikasi dan Informatika Tabalong memastikan siap melakukan perbaikan secara cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan maupun perangkat.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tabalong, Eddy Suriyani, saat diwawancarai di Kantor Diskominfo Tabalong, pada 22 Juli 2026. Hingga saat ini, program 1 Desa 1 Wifi telah terpasang di 73 titik yang tersebar di ruang terbuka hijau atau RTH masing-masing desa di Kabupaten Tabalong. Pemerintah daerah juga berencana menambah 48 titik lagi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2026.
Eddy Suriyani menjelaskan, saat ini Diskominfo sedang melakukan uji coba di 17 titik sebelum seluruh lokasi baru diaktifkan. Selain itu, pemantauan jaringan dilakukan secara berkala melalui sistem monitoring, sehingga gangguan dapat segera terdeteksi dan ditangani.
"Untuk perawatan kita melakukan monitoring ya, yang terpasang by system jadi terlihat nanti yang tidak konek. Kemudian juga kita akan melakukan penggantian perangkat yang rusak, paling lambat 2x24 jam tim akan mengganti peralatan yang memang terjadi kerusakan," ujar Eddy Suriyani, Kepala Kadiskominfo Tabalong.
Eddy menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan melalui server Diskominfo Tabalong, setiap titik layanan Wifi saat ini rata-rata digunakan oleh 20 hingga 25 pengguna. Kondisi ini menunjukkan program 1 Desa 1 Wifi telah dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung akses informasi, pendidikan, dan berbagai aktivitas digital.

