Perangi Hoaks! Diskominfo dan PWI Tabalong Perkuat Sinergi dengan PWI Jatim

JAWA TIMUR — Jajaran Diskominfo Tabalong bersama Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Tabalong melakukan diskusi strategis dengan PWI Jawa Timur. Pertemuan ini membahas penguatan sinergi pemerintah dan media, khususnya dalam menangkal hoaks dan meningkatkan kualitas informasi publik.
Kunjungan jajaran Diskominfo Tabalong bersama PWI Tabalong disambut Sekretaris PWI Jawa Timur beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai tantangan komunikasi publik, mulai dari kemitraan pemerintah dan media tanpa mengurangi independensi pers, fenomena homeless media, hingga penyebaran hoaks dan disinformasi.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya komunikasi publik yang efektif dalam menghadapi situasi bencana dan krisis, agar masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya.
Kepala Diskominfo Tabalong, Edy Suriani menyampaikan, sinergi antara pemerintah dan insan pers sangat diperlukan untuk memastikan informasi yang sampai kepada masyarakat telah melalui proses verifikasi. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan hoaks tanpa mengabaikan independensi pers.
"Pemerintah dan media memiliki peran masing-masing dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, sinergi dan komunikasi yang baik sangat diperlukan, terutama dalam memastikan informasi yang beredar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami berharap diskusi ini dapat menjadi referensi untuk memperkuat kolaborasi di Kabupaten Tabalong," kata Edy Suriani, Kepala Diskominfo Tabalong.
Selain itu, diskusi ini turut menjajaki peluang pembentukan forum komunikasi, penerapan protokol verifikasi informasi, serta pelatihan bersama yang dapat diadaptasi di Kabupaten Tabalong.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang profesional antara pemerintah dan insan pers. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas informasi publik, menangkal penyebaran hoaks, serta memperkuat kepercayaan masyarakat.